E-KTP


 

 

 

e-KTP adalah Kartu tanda penduduk elektronik. e-KTP ini akan dimulai diterapkan 1 Agustus 2011. Berikut akan saya sampaikan langkah pembuatan e-KTP.

1. Warga datang ke petugas kelurahan dengan membawa data diri. Untuk yang mendapat undangan dari kelurahan, undangan dibawa dan anda memiliki fotokopinya, karna disaat proses nanti yang asli diambil petugas kelurahan, sedangkan fotokopinya akan ditanyakan disaat proses penginputan data.

2. Input data nama, tempat dan tanggal lahir.

Untuk yang membawa undangan, proses ini dilewati dan langsung keproses berikutnya.

3. Nomor induk kependudukan muncul dari Database lewat komputer.

4. Kemudian pengecekan bahwa data cocok dengan data pembuat KTP.

5.  Scan semua jari kecuali kedu jempol, dilanjutkan kedua jempol, telunjuk, dan kemudian jari manis.

6. Tanda Tangan, kemudian dilanjutkan penyinaran retina mata.

7. Petugas membubuhkan sidik jari sebagai pernyataan data sudah benar.

8. Pencetakan e-KTP.

9. Selesai

Lama proses pembuatan ini hanya membutuhkan 2 menit 11 detik dan e-KTP diterima setelah 3 minggu. Pembuatan e-KTP ini dibuat di kelurahan.

Program e-KTP ini akan membutuhkan beberapa perangkat.

1. 537 perangkat alat disebar di seluruh 267 kelurahan yang ada.

2. 1.074 petugas menjadi operator.

3. Rp. 22 miliar untuk honor petugas sampai urusan tambah daya listrik di kantor kelurahan.

4. Target nasional kelar dalam dua tahun dengan anggaran Rp. 5,8 triliun

Semoga bermanfaat.

Fungsi dan Kegunaan E-KTP

Fungsi dan kegunaan e-KTP adalah :

1. Sebagai identitas jati diri

2.Berlaku Nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya;

3. Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP; Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.

Penerapan KTP berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) telah sesuai dengan pasal 6 Perpres No.26 Tahun 2009 tentang Penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional Jo Perpres No. 35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Perpres No. 26 Tahun 2009 yang berbunyi :

1. KTP berbasis NIK memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi data jati diri penduduk;

2. Rekaman elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi biodata, tanda tangan, pas foto, dan sidik jari tangan penduduk yang bersangkutan;

3.Rekaman seluruh sidik jari tangan penduduk disimpan dalam database kependudukan;

4.  Pengambilan seluruh sidik jari tangan penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan pada saat pengajuan permohonan KTP berbasis NIK, dengan ketentuan : Untuk WNI, dilakukan di Kecamatan; dan Untuk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap dilakukan di Instansi Pelaksana *). 5.

5. Rekaman sidik jari tangan penduduk yang dimuat dalam KTP berbasis NIK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berisi sidik jari telunjuk tangan kiri dan jari telunjuk tangan kanan penduduk yang bersangkutan;

6. Rekaman seluruh sidik jari tangan penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

7. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara perekaman sidik jari diatur oleh Peraturan Menteri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s